|
Cegah Kanker Serviks dengan Vaksinasi |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Monday, 25 June 2007 |
Jakarta, - Sekarang ini, perempuan Indonesia dapat melindungi diri dari ancaman kanker serviks dengan melakukan vaksinasi. Ini penting karena penyakit ini telah merenggut nyawa lebih dari 250.000 perempuan di seluruh dunia setiap tahunnya.
"Vaksin ini telah mendapatkan izin resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan, serta mengantongi sertifikat halal dari The Islamic Food and Nutrition Council of America," kata dr Nugroho Kampono SpOG(K) dari Brawijaya Women and Children Hospital, Sabtu (23/6) di Jakarta.
Kanker serviks adalah kanker yang terjadi pada leher rahim (serviks). Serviks ini adalah daerah yang menghubungkan rahim (uterus) dan vagina.
Kanker serviks dapat berkembang ketika sel yang abnormal dalam serviks mulai membelah diri tanpa terkendali. Sel yang abnormal di serviks dapat berkumpul menjadi tumor.
Tumor tersebut ada yang jinak dan ada yang ganas. Tumor jinak tidak berbahaya dan tetap pada daerah sumbernya serta tidak menyebar. Namun, jika berkembang menjadi tumor ganas, ia menjadi berbahaya dan dapat menjadi kanker serta akan menyebar ke daerah lain.
Kanker serviks ini 99 persen disebabkan oleh human papilloma virus (HPV). Infeksi dengan HPV sering kali tidak menimbulkan gejala sehingga banyak orang tidak tahu mereka terinfeksi HPV, atau banyak orang dapat menularkan HPV tanpa menyadarinya.
Beberapa faktor yang mempermudah infeksi HPV adalah usia muda (puncak infeksi usia 20-29 tahun), berganti-ganti pasangan, memulai hubungan di usia muda, dan kebiasaan merokok. Pria pun ternyata dapat menularkan HPV kepada perempuan. Menurut Nugroho, kanker serviks telah merenggut nyawa lebih dari 250.000 perempuan di dunia tiap tahunnya.
|
|
Terakhir diperbaharui ( Wednesday, 23 July 2008 )
|