A free template from Joomlashack

A free template from Joomlashack

Polls

Pendapat Anda tentang Situs Kami
 

Syndicate

Who's Online

Saat ini ada 2 Jumlah tamu Yang online
Home
Penemu DNA peroleh peta Genom Individu Pertama Buat halaman ini dalam format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Peringkat Pengguna: / 0
JelekBaik 
Ditulis Oleh Administrator   
Monday, 04 June 2007
HOUSTON, SABTU - Dr. James Watson tak hanya dikenal sebagai salah satu ilmuwan yang menguak struktur DNA hingga membawanya sebagai penerima hadiah Nobel. Ia kini juga mencatatkan dirinya sebagai orang pertama yang memiliki peta genom tubuhnya sendiri.

Peta genom merupakan rincian struktur DNA yang memperlihatkan sifat-sifat genetik yang diwarisi tubuhnya. Pembuatan peta genom setiap orang merupakan langkah pertama untuk mengenali jenis penyakit bawaan sebagai dasar mengembangkan sistem pengobatan yang lebih tepat sasaran bagi setiap orang.


"Saya tahu kalau saya mungkin cemas jika mengetahuinya," ujar Watson yang kini telah berusia 79 tahun saat memamerkan peta genetiknya pada sebuah acara di Sekolah Kedokteran Baylor. Hasil penilaian terhadap peta genom memang menunjukkan bahwa Watson mewarisi gen penyebab kanker dari orang tuanya. Kenyataannya, ia memang terserang kanker kulit meskipun tidak terlalu parah kondisinya. Selain itu, saudara perempuannya terserang kanker payudara.

Watson dipilih sebagai orang pertama dalam proyek yang dilakukan Pusat Pengurutan Genom Manusia Sekolah Kedokteran Baylor dan 454 Life Science Corp, sebuah perusahaan spesialis dalam pengurutan DNA di Connecticut, AS, karena jasanya selama ini dalam biologi molekuler. Ia berbagi hadiah Nobel dengan Francis Crick pada tahun 1953 karena penemuan struktur DNA. Watson juga meluncurkan Human Genome Project pada tahun 1990 yang bertujuan memetakan seluruh gen dalam DNA manusia.

Untuk menyelesaikan peta genom Watson dibutuhkan waktu dua bulan dan biaya 1 juta dollar AS. Ongkos sebesar ini sudah jauh lebih murah daripada nilai proyek pemetaaan genom manusia untuk pertama kalinya berhasil mengidentifikasi seluruh gen manusia yakni antara 20 ribu hingga 25 ribu gen dalam DNA manusia. Proyek internasional Human Genome Project yang berlangsung selama 13 tahun dan berakhir tahun 2003 menghabiskan biaya 3 miliar dollar AS

Bahkan, Jonatahan Rothberg, pendiri dan mantan chairman 454 Life Sciences menyatakan biaya penyusunan peta genom setiap orang mungkin suatu saat dapat diturunkan hingga 1000 dollar AS sehingga terjangkau bagi setiap orang. Namun, sejauh ini pihaknya tidak akan membuat peta genom selain Watson.

Sebab,menurut Amy McGuire, asisten profesor kedokteran di Pusat Kebijakan Etika Medis Baylor, diagnosis medis dengan memanfaatkan sifat genetik manusia masih menimbulkan perdebatan terutama menyangkut etika. Salah satunya bagaimana agar informasi tersebut tidak membuat seseorang didiskriminasikan atau dikucilkan dari lingkungannya. Selain itu, belum tentu setiap orang mau mengetahui kekurangan dirinya.

Begitu pula Wtson. Meski telah memegang peta genomnya sendiri, ia belum berniat untuk mendengarkan hasil analisis lainnya setidaknya bagian yang menjelaskan apakah gennya membawa sifat penyakit Alzheimer atau tidak. Sebab, ibunya sendiri meninggal karena penyakit tersebut.

"Saya kira kita akan lebih sehat dan dunia lebih nyaman 50 tahun lagi dari sekarang karena kemajuan teknologi saat ini," ujar Watson. Menurutnya, ribuan genom individu perlu dipetakan agar para peneliti dapat memperoleh informasi yang lebih banyak untuk dimanfaatkan.

Terakhir diperbaharui ( Monday, 28 July 2008 )
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >
Joomla Templates by Joomlashack