|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Monday, 29 January 2007 |
Seminar Aplikasi Pembelajaran Jarak Jauh, Kampus UI Depok, 24 Januari 2007 Kalbefarma - Universitas Indonesia (UI) telah memiliki fasilitas pelatihan Teknologi Informasi di Kampus Depok dan Salemba - IT Training Center dengan kapasitas sekitar 200 PC yang mulai dimanfaatkan pada akhir tahun 2003. Demikian dikemukakan Rektor Universitas Indonesia, Prof. Dr. Usman Chatib Warasa, Ph D. SpMK, saat memberi sambutan pada Seminar Prospek Telemedicine dan e-learning di Indonesia. Fasilitas video conference lanjut Prof Usman, juga telah dikembangkan melalui kerjasama antara Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi dengan Bank Dunia melalui jaringan Global Development Learning Network (GDLN) yang berlokasi di kampus Universitas Indonesia - Salemba, kampus Universitas Riau - Pekanbaru, kampus Universitas Hasannuddin - Makassar, dan kampus Udayana - Denpasar.
Pada tahun 2006, UI telah memiliki kapasitas 30 Mbps untuk sambungan ke internet dan ini masih ditambah lagi dengan akses melalui kapasitas jaringan Indonesia Higher Education Network (Inherent) yang mencakup 32 perguruan tinggi di Indonesia.
Para pembicara
Setelah sambutan dari Rektor UI, tampil berturut-turut membawakan makalah pada acara seminar telemedicine ini adalah:
1. Romi Satria W, topik yang dibawakan: Hambatan dan Keuntungan Pembelajaran Jarak Jauh di Indonesia
2. Elisa Lumbantoruan: E-learning Framework
3. Irfan Setiaputra: Connected Classroom
4. Erik Tapan: Pelaksanaan aplikasi teleconference di Indonesia
Teleconference di Indonesia
Dalam sesi terakhir presentasi, Erik menjelaskan beberapa pelaksanaan aplikasi teleconference di Indonesia. Yang paling anyar, menurut Erik adalah penyelenggaraan pelatihan Medical Representative salah satu perusahaan farmasi di Indonesia, 10 - 22 Januari 2007. Acara pelatihan yang dipancarkan dari Jakarta tersebut menghubungkan kota-kota seperti: Denpasar, Medan, Manado, Pontianak dan Makassar.
Pada akhir paparannya, Sekretaris I Perhimpunan Informatika Kedokteran Indonesia (PIKIN) tsb menjelaskan bagaimana menghitung apakah teleconference menguntungkan atau malah merugikan.
Penyelenggara acara
Acara yang diselenggarakan oleh FKUI ini, merupakan kerjasama antara Universitas Indonesia dengan pihak-pihak seperti:
- Kementrian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia
- Institute Teknologi Bandung (ITB)
- Perhimpunan Informatika Kedokteran Indonesia (PIKIN)
- CISCO
- Hewlett Packard (HP)
Dilanjutkan dengan Teleconference antar benua
Selesai sholat dan makan siang, acara kembali dilanjutkan dengan Teleconference yag membahas mengenai Flu Burung. Teleconference ini menghubungkan kota-kota seperti: Manila, Bangkok, Nagasaki, Kuala Lumpur, Jakarta, Beijing, Canberra, California. Acara yang memanfaatkan jaringan APAN (Asia Pacific Advance Network Medical Group) yang merupakan salah satu bagian dari TEIN 2 dipancarkan ke seluruh Indonesia memanfaatkan jaringan Inherent. Topik yang diangkat adalah: "Bird Influenza: Cooperation in Asia beyond fields and geography". Wakil dari Indonesia dalam teleconference kali ini adalah Prof Dr. Hadiarto Mangunnegoro SpP(K) dan dr Ali Sungkar.
TEIN-2 atau Trans-Eurasia Information Network (TEIN) -2
Dengan infrastruktur dalam proyek TEIN 2 memungkinkan proses routing yang lebih pendek, demikian penjelasan Manager IT FKUI dr Ali Sungkar disela-sela acara. Tentunya ini akan semakin menghemat bandwidth. Dengan jalur konvensional, bandwidth sebesar 2 Mbps bisa termakan hanya untuk proses routing. Untuk sampai ke jaringan di Jepang, RRC, dan Korea Selatan dari Indonesia, melalui jalur TEIN 2, hanya perlu melewati sebuah router di Singapura. Bahkan, Jalur langsung ke jaringan di Uni Eropa pun hanya melewati router di Singapura ini. Dalam kerangka persiapan TEIN 2, telah dipasang kabel fiber optic di ITB.
Saat ini antara ITB dan UI serta 32 perguruan tinggi lainnya di Indonesia telah terhubung dengan Indonesia Higher Education Network (Inherent) dari Depdiknas. Jaringan inilah yang digunakan untuk acara teleconference ini.
|
|
Terakhir diperbaharui ( Monday, 28 July 2008 )
|