A free template from Joomlashack

A free template from Joomlashack

Polls

Pendapat Anda tentang Situs Kami
 

Syndicate

Who's Online

Saat ini ada 37 Jumlah tamu Yang online
Home
Carpal Tunnel Syndrome Menyerang Pengguna Komputer Aktif Buat halaman ini dalam format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Peringkat Pengguna: / 0
JelekBaik 
Ditulis Oleh Administrator   
Wednesday, 12 November 2008
WASPADAI penyakit carpal tunnel syndrome (CTS). Penyakit ini menyerang saraf tangan yang menyatu di bagian pergelangan tangan dan menyebabkan nyeri. Penyakit ini perlu diwaspadai apalagi bagi Anda yang sering menggunakan komputer atau handphone.


Penggunaan komputer secara rutin ternyata memicu CTS dengan gejala kesemutan dan nyeri pada tangan, terutama pada tiga jari pertama (ibu jari, telunjuk, dan jari tengah). Gejala itu disebabkan adanya pembengkakan saraf yang melewati terowongan karpal di pergelangan tangan.

Menurut dokter spesialis saraf dari RSUD Soetomo, dr Hasan, CST dapat terjadi akibat penyakit lain sebagai salah satu bentuk komplikasi. Seperti obesitas, diabetes, gangguan kelenjar tiroid, kebiasaan merokok serta mengonsumsi alkohol dan kopi. Orang yang tidak berolahraga secara teratur juga terancam menderita CST. Karena, tubuh yang kurang terlatih menyebabkan sirkulasi darah dan otot tidak bisa bertoleransi dengan stres.

Karena itu, jelas Hasan, harus hati-hati jika Anda sudah merasa rasa lemah, agak kaku atau rasa janggal pada tangan dan pergelangan tangan. Jari tangan terasa tidak enak,kebas, mati rasa atau kesemutan terutama pada ibu jari, telunjuk dan jari tengah. Jika dibiarkan maka kekuatan otot akan berkurang dan lama-lama fungsi tangan akan hilang. Dan, akibatnya akan sering terbangun di malam hari karena tangan terasa nyeri dan sering disertai kesemutan. Bila sudah sangat parah benda yang dipegang tiba-tiba bisa terlepas begitu saja dan susah menggenggam dan mengepalkan tangan.

Profesi yang berisiko besar terancam CTS yakni pegawai bank, sekretaris dan wartawan, olahragawan dan dokter gigi. Sehingga terapi untuk penderita tahap ringan adalah terapi konservatif alias tanpa operasi. Penderita diberi obat untuk meredakan rasa sakit, pembengkakan dan peradangan. Kemudian dilakukan fisioterapi yaitu menghangatkan peradangan dengan ultrasound, atau sinar laser.
(sindo)
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >
Joomla Templates by Joomlashack