A free template from Joomlashack

A free template from Joomlashack

Home arrow Artikel arrow Jalankan Transplantasi Ilegal, Tiga RS di China Dihukum
Jalankan Transplantasi Ilegal, Tiga RS di China Dihukum Buat halaman ini dalam format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Peringkat Pengguna: / 0
JelekBaik 
Ditulis Oleh Administrator   
Tuesday, 04 November 2008
BEIJING, SENIN - Tiga rumah sakit (RS) di China telah dihukum selama 2008 karena melakukan praktek transplantasi organ ilegal bagi warga asing, demikian dikemukakan Wakil Menkes Huang Jiefu.
"Ketiga RS yang berada di Beijing, Tinajin, serta Wilayah Otonomi Xinjiang telah dilarang melakukan semua jenis transplantasi untuk setahun," demikian Huang Jiefu seperti dikutip China Daily, di Beijing, Senin.




Jika di ketiga rumah sakit tersebut ditemukan adanya pelanggaran baru, kata Huang, maka izin usaha melakukan transplantasi organ serta dokter yang melakukan pembedahan akan dicabut. Sayang, nama-nama rumahsakit dan rincian jenis pelanggaran tidak disampaikan dalam penjelasan tersebut.

Ketiga rumah sakit tersebut adalah yang pertama dikenakan hukuman setelah China mengeluarkan peraturan mengenai transplantasi organ tubuh pada Maret 2007. Pihak berwenang juga memberikan ketentuan agar prioritas transplantasi diberikan kepada warga China sejak Juli 2007.

Dalam sebuah artikel terbaru di sebuah jurnal kesehatan, The Lancet, yang ditulis oleh dua penulis, Huang mengatakan, besarnya volume transplantasi organ tubuh juga disebabkan banyaknya pasien dari non-China datang ke negeri ini untuk melakukan operasi, yang prosedurnya dinilai lebih cepat dan lebih murah dibanding di sejumlah negara berkembang.

"Sekitar 10.000 transplantasi liver dan ginjal telah dilakukan," sebut artikel jurnal tersebut. Dalam artikel tersebut tidak disebutkan secara spesifik jumlah operasi yang dilakukan kepada warga asing.

Ia mengatakan terdapat 164 organisasi resmi yang berhak melakukan transplantasi organ tubuh di China, jumlah tersebut turun dari 600 organisasi pada tahun 2007.

Statistik Kementrian Kesehatan China menunjukkan saat ini terdapat 1,5 juta orang yang membutuhkan transplantasi organ, namun hanya satu persen yang dapat menerima perawatan. Jurnal kesehatan The Lancet menyebutkan, kebanyakan organ tubuh diperoleh dari narapidana yang telah dieksekusi./Antara
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >
Joomla Templates by Joomlashack