A free template from Joomlashack

A free template from Joomlashack

Polls

Pendapat Anda tentang Situs Kami
 

Syndicate

Who's Online

Saat ini ada 39 Jumlah tamu Yang online
Home
NIKOTIN Penyulut Nikmat, Bawa Masalah Buat halaman ini dalam format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini melalui E-mail
Peringkat Pengguna: / 0
JelekBaik 
Ditulis Oleh Administrator   
Monday, 02 July 2007
UPAYAkeras terus dilakukan untuk menekan kebiasaan merokok.Dan semua itu harus berhadapan dengan kenikmatan yang ditimbulkan nikotin. Sebatang rokok mengandung berbagai bahan kimia.

Salah satunya yang memiliki efek kuat adalah nikotin. Zat ini mencapai otak dalam waktu yang sangat cepat,10 detik setelah dihirup.Karena itu,menyulut perasaan nikmat, meningkatkan denyut jantung,dan menaikkan tekanan darah. Namun, bersamaan dengan kenikmatan dari tersedotnya nikotin, perokok menghirup campuran kimia mematikan termasuk arsenik, formaldehyde, dan polonuim. ”Sebatang rokok berisi sedikitnya 69 bahan kimia berbeda yang menyebabkan kanker dan ribuan racun lain yang dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker yang berbeda,” kata Ed Yong dari Cancer Research seperti dikutip Reuters.

Tembakau adalah bahan yang sangat menimbulkan kecanduan, sehingga mesti dikategorikan sebagai obat bius haram Kelas B. Sejajar dengan amphetamine dan barbiturate. Sejumlah pemerintah di berbagai negara terus berupaya agar warganya bisa terbebas dari pengaruh rokok.Hasilnya,banyak yang berusaha agar bisa berhenti merokok.Pemerintah Inggris misalnya,menyatakan bahwa 70% perokok ingin berhenti. Namun, mereka terhalang oleh kekuatan nikotin dalam dirinya. Selain menyebabkan kecanduan, nikotin juga merangsang hormon adrenalin membuat organ tubuh bekerja keras,membuat darah lebih cepat mengental.

Karena sifat nikotin merangsang kerja organ, maka orang tersebut seakan merasa lebih segar. Irama jantung juga terganggu.Nikotin juga menyebabkan gangguan aktivitas trombosit dan condong meningkatkan adhesi trombosit ke dinding pembuluh darah. Data statistik dari lembaga amal Action on Smoking dan Health (ASH) menyebutkan, hanya satu dari lima orang yang berusaha berhenti merokok berhasil menghentikan kebiasaan mereka selama satu tahun. Adapun tiga persen berhasil menghentikan kebiasaan tersebut dengan keinginan kuat saja. Satu dari enam perokok mengatakan, mereka merokok dalam waktu lima menit setelah bangun tidur, dan separuh dari mereka mengisap rokok pertama dalam waktu 30 menit pertama setelah mereka bangun tidur.

Akibatnya, 106 ribu orang meninggal setahun di Inggris akibat penyakit yang berhubungan dengan rokok. Sementara di Amerika, setiap tahun ada sekitar 430 ribu kematian akibat penyakit yang berhubungan dengan rokok. Tak aneh,setelah upaya pembatasan usia perokok dilakukan, pemerintah Inggris sejak 1 Juli memberlakukan larangan merokok di tempat-tempat umum tertutup di seluruh Inggris. Meskipun itu membantu banyak orang dewasa berhenti merokok, ada sebagian kelompok yang tetap memerlukan bantuan yang jauh lebih besar.

Sebanyak seperempat dari semua orang dewasa merokok, tapi di antara yang paling tak diuntungkan, seperti orangtua tunggal yang memperoleh manfaat, angka tersebut mencapai 70 persen. ”Itu adalah reaksi terhadap ’stres’. Jika hidup Anda sangat penuh dengan tekanan, maka merokok kelihatan dapat membantu dalam satu atau lain cara,” kata Direktur ASH Deborah Arnott. Dia menambahkan, kelompok yang dirugikan mesti diberi resep tambahan nikotin untuk masa yang lebih lama dibandingkan dengan masa maksimum biasa, 12 pekan, untuk membantu mereka berhenti merokok.

”Nikotinlah yang membuat mereka kecanduan, tapi rokoklah yang membunuh mereka,”katanya. Rokok tetaplah rokok.Meski saat ini kandungan nikotin dan tar makin hari makin rendah, bahkan setelah rokok menggunakan filter pun,dampak negatif tetap tidak bisa dielakkan. Filter hanya menghambat 5% dari bahan-bahan kimia yang ada di rokok. Sebanyak 5% dihambat, 95% tetap masuk. Banyaknya bahan kimia yang terkandung dalam rokok, hingga mencapai 4.000 jenis, membuat kebiasaan merokok berpotensi menimbulkan bibitbibit penyakit.

Bahan kimia yang terkandung di dalam rokok selain bersifat racun seperti nikotin, karbon monoksida, juga bersifat karsinogenik. Asap rokok sendiri terdiri atas asap utama yang dihirup oleh perokok dan asap samping. Celakanya, bahan toksik lebih banyak terdapat pada asap samping. Akibatnya, dalam jangka panjang,zat-zat ini akan menyebabkan efek negatif terhadap sejumlah organ tubuh.Bahkan, risiko kematian akan meningkat. ”Penyebab kematian akibat meningkatnya risiko mengidap kanker paru, serangan jantung,penyakit paru kronik, stroke, dan berbagai jenis kanker yang lain,” kata Zab Mohsenifar MD dalam salah satu artikel di medicinenet.

Terakhir diperbaharui ( Wednesday, 23 July 2008 )
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >
Joomla Templates by Joomlashack