|
Medical Check UP Cagub dan Wagub DKI jakarta |
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Wednesday, 13 June 2007 |
|
Jakarta, PIKIN - Hari ini tanggal 12-13 Juni DKI jakarta melaksanakan Medical Ckeck UP untuk calon Gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, hari ini pasangan Adang Darojatun dan Dani Anwar yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang akan mengikuti medical check up sebagai syarat untuk menjadi calon Gubernur DKI Jakarta ke depan. Adang hadir lebih dulu dengan diantar beberapa orang pengawal. sejak pagi team dokter berdatangan dan berkoordinasi untuk kelancaran medical check up, pemeriksaan tersebut dilakukan oleh 15 dokter ahli . diantaranya Sekjen PIKIN dr. H.Ilham Patu SpBS. turut serta menjadi anggota Team Medical Check UP untuk pilkada Cagub dan Wagub DKI Jakarta yang dilaksanakan selama 2 hari. |
|
Terakhir diperbaharui ( Monday, 28 July 2008 )
|
|
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Tuesday, 12 June 2007 |
|
JAKARTA – Obat murah seharga Rp1.000 per tablet yang dicanangkan Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari beberapa waktu lalu, ternyata masih sulit ditemui di lapangan.
Bahkan, sebelumnya dikabarkan kelangkaan tersebut akibat diborong oleh spekulan obat. Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Departemen Kesehatan (Depkes) Richard Pandjaitan mengatakan, kelangkaan tidak disebabkan adanya spekulan, melainkan distribusi obat yang memang belum merata.
”Yang dilayani begitu banyak (sehingga) belum bisa obat itu beredar di seluruh Indonesia. Targetnya direncanakan akhir tahun baru ada di seluruh Indonesia,” tegas Richard di Jakarta, kemarin. Untuk itu, jelas dia, sejak awal pihaknya mengimbau agar industri farmasi dapat terlibat dalam produksi obat murah ini.
|
|
Terakhir diperbaharui ( Monday, 28 July 2008 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Juli 2007, PMI Terapkan SDS |
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Tuesday, 12 June 2007 |
|
BANDUNG – PalangMerah Indonesia (PMI) Kota Bandung berencana menggunakan mekanisme baru penjualan darah. Mulai Juli mendatang,masyarakat Kota Bandung bisa mendapatkan darah PMI melalui sistem delivery service (SDS) atau pengantaran langsung ke pemesan.
Kepala Unit Pengelolaan Darah PMI Kota Bandung Chairul Amri menjelaskan, Kota Bandung merupakan kota pertama yang menerapkan sistem tersebut. Dengan mekanisme baru itu,PMI berharap dapat menyalurkan darah sesuai ketentuan kesehatan dari World Health Organization (WHO) atau organisasi kesehatan dunia.
”Nantinya, setiap pemesan harus membayar Rp130 ribu/ labu darah sebagai biaya Pengganti Pengelolaan Darah (PPD) dan tambahan Rp5 ribu untuk biaya transportasi,” kata Chairul kepada wartawan seusai jumpa pers Peringatan Hari Donor Darah Sedunia di Markas PMI Kota Bandung,Jln Aceh, kemarin.
|
|
Terakhir diperbaharui ( Monday, 28 July 2008 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Selanjutnya > Akhir >>
|
| Hasil 93 - 96 dari 120 |