|
Lonjakan Jumlah Penderita Alzheimer |
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Wednesday, 13 June 2007 |
|
WASHINGTON -- Saat ini lebih dari 26 juta orang di dunia menderita alzheimer dan diperkirakan jumlahnya akan melonjak menjadi empat kali lipat pada 2050. Artinya, dari 85 orang, akan ada satu orang terserang penyakit otak yang mematikan itu pada usia 40 tahun.
|
|
Terakhir diperbaharui ( Monday, 28 July 2008 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Bangkitkan Semangat Dokter Indonesia Sehatkan Bangsa |
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Wednesday, 13 June 2007 |
|
JAKARTA, - Proses depolitisasi yang tidak disadari dan telah berlangsung lama telah memarjinalkan fungsi dokter menjadi sebatas mempelajari segala sesuatu tentang penyakit. Akibatnya, kewajiban menyehatkan rakyat hanya sekadar menganjurkan minum vitamin, mineral dan mengobati pasien.
"Selain intervensi fisik, dokter lupa jika harus berperan dalam intervensi mental dan sosial di tengah masyarakat. Dokter dalam kiprahnya adalah agen perubahan sekaligus agen pembangunan," kata Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, Fahmi Idris, Selasa (12/6), dalam diskusi publik, di Jakarta.
"Saat ini masyarakat Indonesia sedang sakit fisik, mental, sosial dan ekonomi dalam arti sesungguhnya," kata Fahmi. Hal ini tergambar pada tingginya angka kematian ibu dan bayi baru lahir, meningkatnya angka kemiskinan dan belum tercapainya kemerdekaan ekonomi Indonesia dari campur tangan pihak asing.
|
|
Terakhir diperbaharui ( Monday, 28 July 2008 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Komitmen APEC untuk Tangkal Pandemi di Asia Pasifik |
|
Ditulis Oleh Administrator
|
|
Wednesday, 13 June 2007 |
|
Untuk menghindari kerugian ekonomi akibat penyakit menular yang membahayakan 2,6 milyar warga kawasan Asia-Pasifik, APEC bersepakat untuk berinvestasi pada usaha-usaha menghadapi pandemi. Demikian hasil pertemuan para menteri kesehatan negara-negara anggota Asia-Pacific Economic Cooperation di Sidney, Australia, tanggal 6-8 Juni 2007 lalu.
Di samping keuntungan yang diberikan globalisasi dan integrasi ekonomi, penyebaran penyakit menularpun semakin cepat. Pandemi, khususnya pandemi influenza yang menyebar belakangan ini, ataupun penyakit-penyakit menular lain, memerlukan solidaritas, kerjasama dan koordinasi internasional secara efektif, melalui pertukaran informasi dan sumber daya yang transparan. Upaya kesiap-siagaan ini tentu saja sangat bergantung pada kerjasama dan koordinasi multisektor, yang bertitik tolak dari pertukaran informasi dan komunikasi risiko. Negara-negara anggota APEC juga harus saling membantu dalam peningkatan kemampuan untuk menghadapi pandemi.
|
|
Terakhir diperbaharui ( Monday, 28 July 2008 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Selanjutnya > Akhir >>
|
| Hasil 89 - 92 dari 120 |