A free template from Joomlashack

A free template from Joomlashack

Polls

Pendapat Anda tentang Situs Kami
 

Syndicate

Who's Online

Saat ini ada 12 Jumlah tamu Yang online
Home
Selamat Datang di Situs Informasi Kedokteran
Pemberian Obat Secara Oral Lebih Menyenangkan
Peringkat Pengguna: / 2
Ditulis Oleh Administrator   
Wednesday, 15 August 2007
MEDAN, SELASA - Agar suatu obat dapat mencapai tujuan kesembuhan, molekul obat harus dapat diabsorpsi pada saluran pencernaan dan masuk ke dalam sistem sirkulasi dalam jumlah yang diinginkan. Karenanya pemberian obat yang paling menyenangkan adalah pemberian secara oral. Hal tersebut dikatakan Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Matheus Timbul Simanjutak.

Dalam pidato yang disampaikan pada pengukuhan dirinya sebagai Guru Besar Tetap Bidang Biofarmasi pada Fakultas Farmasi USU, belum belum lama ini, Prof.Matheus mengatakan, untuk alasan itu pengertian dan antisipasi mekanisme dan faktor yang mempengaruhi absorpsi dan metabolisme pada usus halus merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam penemuan obat baru.


Terakhir diperbaharui ( Wednesday, 23 July 2008 )
Selengkapnya...
 
Merokok Picu Kanker di Leher dan Kepala
Peringkat Pengguna: / 0
Ditulis Oleh Administrator   
Wednesday, 29 August 2007
Rokok dan kanker paru selama ini sudah begitu lekat, namun selain kanker paru para perokok ternyata juga beresiko terkena kanker yang menyerang bagian leher dan kepala.

Penelitian yang dilakukan U.S National Cancer Institute membuktikan, para perokok, baik yang masih aktif atau sudah berhenti, memiliki risiko yang tinggi terkena kanker di bagian leher dan kepala, seperti laring, hidung, tenggorokan, dan rongga mulut.

Dalam data yang dikumpulkan antara tahun 1995-2000 terhadap 476.000 responden pria dan dan wanita, dampak buruk kebiasaan merokok ternyata lebih besar pada wanita. Risiko terkena kanker akibat rokok mencapai 75 persen pada wanita, sedangkan pada pria 45 persen.



Terakhir diperbaharui ( Wednesday, 23 July 2008 )
Selengkapnya...
 
Menderita Tifus Berulang Kali?
Peringkat Pengguna: / 0
Ditulis Oleh Administrator   
Monday, 25 June 2007
DEMAM tifoid atau yang dikenal oleh masyarakat awam dengan istilah tifus merupakan penyakit infeksi yang masuk melalui saluran cerna kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui darah (infeksi sistemik).

Tifus disebabkan oleh bakteri yang disebut Salmonella serovarian typhi dan paratyphi.Terdapat ratusan jenis bakteri Salmonella, tetapi hanya 4 jenis yang dapat menimbulkan tifus yaitu Salmonella serovarian typhi, paratyphi A,paratyphi B, dan paratyphi C. Di Indonesia tifus merupakan penyakit endemis yang berarti kasusnya selalu ada sepanjang tahun. Umumnya penderita tifus meningkat, terutama pada musim kemarau. Saat musim itu terjadi kekurangan sumber air bersih dan sumber air yang ada mudah tercemar.

Setiap tahun penderita tifus di daerah perkotaan di Indonesia mencapai angka 700-800 kasus per 100.000 penduduk. Demam tifoid atau tifus terjadi apabila seseorang terinfeksi kuman Salmonella, yang umumnya melalui makanan atau minuman yang tercemar.Apabila jumlah kuman yang masuk ke tubuh cukup untuk menimbulkan infeksi, kuman akan menempel pada saluran cerna kemudian berkembang biak.Kemudian kuman menembus dinding usus dan masuk ke aliran darah sehingga menyebar ke seluruh tubuh; menimbulkan infeksi pada organ tubuh lain di luar saluran cerna.






 



 

 


Terakhir diperbaharui ( Wednesday, 23 July 2008 )
Selengkapnya...
 
Lebih lengkap Lagi...
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 5 - 8 dari 120
Joomla Templates by Joomlashack